Otoacoustic Emissions adalah sinyal akustik yang dapat
dideteksi melalui liang telinga seseorang
dengan fungsi sel rambut luar normal, yang
akan menstimulasi sistem pendengaran.
Adanya fakta yang menunjukkan bahwa OAE
yang dihasilkan dari sel-sel rambut luar koklea,
hasil dari OAE dapat diindikasikan bahwa
sel-sel rambut luar tersebut normal. Meskipun
data tes OAE tidak mengindikasikan fungsi
sel rambut dalam, atau kemampuan pendengaran,
penelitian akhir-akhir ini menyatakan bahwa
sebagian besar penderita gangguan pendengaran
dapat diketahui dari tes OAE yang sederhana. Pasien yang gagal untuk mendapatkan OAE seharusnya di tes ulang dan/atau dirujuk untuk pemeriksaan audiological tambahan seperti
Auditory Brainstem Response (ABR), Tympanometry dan tes audiometri yang sesuai dengan usia.
Tes OAE sendiri tidak invasif dan tidak memerlukan obat-obatan terlebih dahulu. Waktu tes hanyalah sekitar 10 detik tiap telinga.
OAE digunakan sebagai alat yang sangat efektif untuk mengetahui bayi yang menderita gangguan pendengaran.
Lihat juga Neonatal Hearing Screening Program.